Tampilkan postingan dengan label nagahama neru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nagahama neru. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Maret 2019

[LVI] Noriokureta Bus - Keyakizaka46

Maafkan, aku sendiri tlah tertinggal di sini
Ya tidak ada siapapun di sini
Harus ke manakah ku berjalan dari sini
Tidak aku tahui
Dengan mimpi kugenggam aku telah tertinggal
Separuh jalan m'nuju tanjakan itu

Kota yang begitu berangin
Sepertinya tlah terhilang suara
Aku tak temukan kata-kata
Untuk memanggil dirimu di sana

Seandainya ku bisa
Tuk membalikkan waktu
Aku ingin kita pergi bersama
Bus menuju keyakizaka
Sudah terlanjur berangkat ke sana

Karnanya sekarang aku kan berjalan sendiri
Di jalan yang berbeda dari yang lain
Karna jika diriku mencoba tuk mengejar
Skarang sudah terlambat
Masa depan milikku akan kucari sendiri
Kita pasti kan bertemu lagi nanti

Mencari arah angin ini, telapak tangan kuarahkan ke langit
Cahaya mentari begitu hangat
Tanganku terasa menyentuh sesuatu

Ada di manakah
Hal tak terlihat itu?
Mungkin sulit untuk kita tentukan
Impian yang aku idamkan
Perlahan terasa mulai mendekat

Karnanya sekarang aku kan berjalan sendiri
Di jalan yang berbeda dari yang lain
Karna jika diriku mencoba tuk mengejar
Skarang sudah terlambat
Masa depan milikku akan kucari sendiri
Kita pasti kan bertemu lagi nanti

Jalan mana harus kutuju?
Tanjakan mana harus kudaki?
Keringat yang menetes
Airmata yang mengalir
Akan bersinar dengan indahnya

Maafkan maafkan, aku sendiri tlah tertinggal di sini
Ya tidak ada siapapun di sini
Harus ke manakah ku berjalan dari sini
Tidak aku tahui
Dengan mimpi kugenggam aku telah tertinggal
Separuh jalan m'nuju tanjakan itu

Setiap mimpi itu pasti kan saling terhubung
Di masa depan kita bersama

Lalala…

Selasa, 10 Juli 2018

[LVI] Yuuhi 1/3 - TechiNeru Yuichanzu

Suara bel terakhir telah berbunyi
(Akhirnya)
Ku naiki tangga menuju ruang yang sepi ini (hanya sendiri)
Di atap sekolah, berhembuskan angin (dengan enggannya)
Kuletakkan tanganku di pegangan pembatas ini (memandang langit)

Sekarang tak ada yang halangi pandangku
Prasaan dalam lubuk hatiku, dengan jujur bisa kulepaskan

Satu per tiga bagian mentari mulai tenggelam
Entah kenapa airmataku mengalir
Begitu warna merah ini, memenuhi langit
Bagaikan monolog dari sang mentari
Segala kebahagiaan kesedihan dan semuanya
Dengan perlahan menghilang dalam kegelapan

Kuedarkan pandang ke lapangan sekolah (terlihat luas)
Terlihat bayangan seseorang yang hendak akan pulang (sendirian)
Kulepas syalku dan kulingkarkan lagi (semakin dingin)
Kulihat bintang kecil pertama yang muncul di langit (di samping awan)

Tanpa siapapun mengusik saat ini
Kupandang langit yang mulai gelap
Dan ku terhanyut dalam pikiranku

Satu per tiga bagian mentari mulai tenggelam
Airmataku tidak mau berhenti
Meskipun banyak hal tak bisa kulakukan hari ini
Ingin ku akhiri hari ini dengan indah
Waktu kan datang membawa langit baru penuh bintang
Dan menciptakan kenangan yang baru lagi

Setiap manusia kan alami perpisahan
Dan tetap percaya bahwa nanti hari yang baru kan datang kembali

Satu per tiga bagian mentari mulai tenggelam
Entah kenapa airmataku mengalir
Begitu warna merah ini, memenuhi langit
Bagaikan monolog dari sang mentari
Segala kebahagiaan kesedihan dan semuanya
Dengan perlahan menghilang dalam kegelapan

Utk cara nyanyinya cek youtube Claudia Langi

Rabu, 09 Mei 2018

[LVI] Bathroom Travel - Neru, Ozeki, Miichan

Dikelilingi gelembung dalam bak ini
Kuregangkan tangan kaki, dan tarik napas perlahan
Agar bisa jadi cantik, harus kurilekskan diri
Wajah yang tegang adalah musuh dari para gadis

Begitu perlahan kututup mata ini
Rasanya diriku ini mulai mengantuk
Dari keran yang tak tertutup sepenuhnya
Suara air yang menetes bagaikan hipnotis

Mungkin saja sumbat air ini sudah terlepas
Air pun berputar-putar masuk ke dalam
Segala hal dari masa lalu pun ikut mengalir dan hilang
Jika itu terjadi rasanya kan menyenangkan
Secara diam-diam ku mendambakannya
Dan diriku pun kan ikut tersedot masuk ke dalamnya
Kejadian yang aneh

Yang biasanya kulakukan saat mandi
Hanya membersihkan diri dengan begitu cepat
Namun untuk malam ini rasanya begitu lama
Bagaikan ku memikirkan dia yang aku sukai

Berapa lamakah diriku ini akan tersedot di dalam saluran ini
Nantinya ku kan sampai ke sungai dan laut
Dan di situlah dunia baru akan dimulai

Seandainya sumbat air tadi tidak terlepas
Air hangat ini akan terus tertampung
Dan aku kan terus keramas dengan menggunakan shampo yang sama
Karna kuyakin hal tak terduga akan terjadi
Soalnya hidup ini sangat membosankan
Nanti saat mandi ini aku pasti akan tersedot
Dalam saluran air

Namun di saat itu aku pun menyadari
Diriku yang telanjang ini
Tidak memakai apapun
Tidak kenakan apapun
Kalau mimpi ya tak apa~

Mungkin saja sumbat air ini sudah terlepas
Air pun berputar-putar masuk ke dalam
Segala hal dari masa lalu pun ikut mengalir dan hilang
Jika itu terjadi rasanya kan menyenangkan
Secara rahasia ku mendambakannya
Dan diriku pun kan ikut tersedot masuk ke dalamnya
Kejadian yang aneh
Bathroom Travel

Youtube: Claudia Langi