Jumat, 30 November 2018

[LVI] Kuchibiru ni Be my baby

WOWOW (WOWOW) Meski ku suka kamu (tidak bisa aku ungkapkan)
Hati (hati) ini terasa pedih (harus ku bagaimana?)
WOWOW (WOWOW) coba kita bayangkan
Dengan bibirmu itu
Be my baby

Angin musim dingin ini berbelok (sendiri)
Bus pun datang dengan tepat waktunya (secara slow motion)
Kita bersandar di pagar pembatas (berdua)
Mendengar lagu dari smartphone

Pintu pun terbuka dan kita berdua
Melangkah masuk ke dalam
Berjalan mengikuti punggung orang lain
Mendadak diriku berbalik
Dan kutarik kau dalam dekapanku
Mencoba mencuri ciuman darimu

WOWOW (WOWOW) karna kita hanya teman (ku hanya bisa memandangmu)
Nafas (nafas) ini terasa sesak (rasanya ingin meledak)
Skarang (skarang) kan kubranikan diri
Bagai dalam mimpiku
Be my baby

Di tempat duduk paling belakang (kita duduk)
Dan memandang ke arah luar jendela (rasanya sedikit canggung)
Sensasi manis kejadian tadi (dengan lembut)
Terus muncul di benakku

Di saat bus ini belok mendadak
Kusandarkan tubuh ini
Pada dirimu dengan spontan tak sengaja
Sesaat dirimu mencoba berbalik ke arahku
Tiba-tiba
Bibir kita bertemu tanpa sengaja

WOWOW (WOWOW) meski ku suka kamu (rasanya tidak kan terwujud)
Slalu (slalu) aku merasa ragu (aku memang pengecut)
WOWOW (WOWOW) tlah kucuri darimu
Secara tidak langsung
Be my baby

WOWOW (WOWOW) Meski ku suka kamu (tidak bisa aku ungkapkan)
Hati (hati) ini terasa pedih (harus ku bagaimana?)
WOWOW (WOWOW) coba kita bayangkan
Dengan bibirmu itu
Be my baby

KISS & KISS, di bahu kanan ini (kau sandarkan kepalamu, berpura sedang tidur)
KISS & KISS, suara dari earphonemu (bisa kutahu lagu yang kau dengar)
KISS & KISS, bagi kita berdua
Itu adalah lagu cinta kita

[LVI] Maebure - AKB48

Kita berdua teman
Sudah sedari lama
Tidak saling menyadari bahwa kita pria dan wanita

Kau memiliki pacar
Dan diriku juga sama
Dulu semua begitu normal
Dan juga begitu bahagia

Sekarang semuanya tlah berubah
Sejak kapankah?
Tak bisa kembali
Pada saat itu...

Sebuah pertanda
Kan rasa cinta
Rasanya bagai di langit ini tak'da satupun awan...
Prasaan ini (kan trus berlanjut) sampai keabadian (tanpa hentinya)
Bahkan di hari cerah
Rintik hujan (perlahan turun)
Kenapa bisa ku jatuh cinta?

Secara tak sengaja
Kita saling bersentuhan
Entah knapa ku merasa sakit yang tidak pernah ku duga
Rasanya dalam diriku
Listrik perlahan mengalir
Dan di dalam sudut hatiku
Sebuah rasa mulai terbangun...

S'andainya tidak ku sadari perasaan itu
Dan membiarkan semua mengalir dengan damainya...

Sebuah pertanda
Kan penyesalan
Selama ini diriku tidak pernah mengalaminya
Di an~tara (semua teman)
Yang ada di dekatku (kenapa harus kau)
Membuatku merasa gugup
Berkali-kali (kupikirkan)
Kenapa bisa kulakukan itu?

Sebuah pertanda
Kan rasa cinta
Sedari awal ada di depanku namun tak kusadari...
Hal sperti ini (yang kualami) tidak mungkin terjadi (ku tak percaya)
Hal yang menarik diriku
Kekuatan (yang kupercaya)
Itu adalah cinta

Sabtu, 24 November 2018

[LVI] Kaerimichi wa Toomawarishitakunaru - Nogizaka46

Kusuka tempat ini

Aku menutup komik yang sedari tadi kubaca
Mengangkat kepalaku dan menyadari
Tempat favoritku di bawah sinar mentari ini
Sekarang dinaungi langit malam

Jika ku bertemu denganmu pasti slalu berbincang sampai lupa waktu
Mimpiku tak ada di sini, tapi di tempat lain

Jalan tuk kembali 2x dengan memutari akan aku ambil
Harus ku ke mana? Kan sampai di mana?
Di jalan yang pernah kulewati tak mungkin tersesat
Dengan ragu 3x berjalan ke dunia yang baru
Ingin ku kesana 4x
Ku ingin m'jadi kuat

Oh.. ku suka tempat ini
Oh.. langkah maju kan kuambil

Lampu jalan ini membuatku merasa kesepian
Karna jalan ini jadi terlihat berbeda
Tanpa melihat hal yang dulu ada di sini
Membuat diriku merasa terhilang

Setiap manusia selalu sulit tuk biasakan diri akan perubahan
Skarang pun besok pun ingin trus berada di sini

Harus brapa kali 2x aku berjalan di jalan asing ini
Menuju mimpi kah menuju cinta kah
Bahkan angin tidak memilih arahnya untuk pergi
Ku berjalan 3x dengan mengikuti tanda takdir
(Jalan ini 3x adalah petunjuk dari takdir)
Akan trus berjalan 4x
(Akan kuikuti 4x)
Meski tak bisa kembali

Berpisah denganmu memang menyedihkan bagiku
Perpisahan yang berharga
Tapi harus aku tahui dunia yang luas ini
Niscaya nantinya
Kita kan mengerti arti dari memilih jalan yang berbeda itu
Demi masa depan yang berkilau

Aku ingin hidup 2x bagaikan angin pergi s'suka hati
Meski masa lalu begitu berkilau tapi masa depan mungkin akan lebih bersinar lagi

Jalan tuk kembali 2x dengan memutari akan aku ambil
Harus ku ke mana? Kan sampai di mana?
Di jalan yang pernah kulewati tak mungkin tersesat
Dengan ragu 3x berjalan ke dunia yang baru
Ingin ku kesana 4x
Ku ingin m'jadi kuat

Oh.. ku suka tempat ini
Oh.. kenangan yang berharga
Oh.. ku suka tempat ini

[LVI] 100nen saki demo - NMB48

Maaf kalo ada yang ga sesuai sama videonya u,u
Yang bener itu yang di video yaa 😅



Dari lorong yang panjang ini
Suara langkah kaki
Terdengar tepat di telingaku
Itu kau, langsung ku tahu

Langkah kaki itu terdengar
Begitu bahagia
Seakan kau telah menghempaskan
Kesedihan yang kau rasa

Yang tadi pergi
Dari ruangan ini
Adalah kamu
Mungkin dirimu
Begitu lelah
Terhadap pertengkaran kita

100 tahun lamanya
Aku kan tetap menunggumu
Karena aku percaya
Bahwa pasti
Kau akan kembali
Yang namanya cinta itu
Bagai keabadian lamanya
Akan ada hari di saat
Kita berdua
Tertawa mengenang semuanya

Tanpa menggunakan intercom
Kamu mengetuk pintu
Hal yang kau tiru dari sebuah
Film yang dulu kita tonton

Tentu saja kita berdua
Tak saling minta maaf
Kau masuk, berjalan menuju kulkas
Bertanya tentang pertandinganku

Tak pernah kita belajar dari pengalaman
Slalu baikan begitu saja
Mungkin berdua
Kita terlalu
Saling menatap satu sama lain

100 tahun lamanya
Ku kan jatuh cinta padamu
Jika terjadi hal yang buruk
Jangan ragu
Kembalilah padaku
Sebagai sepasang kekasih
Kita adalah partner hidup
Saat senang ataupun sulit
Kau miliki
Tempat untuk pulang kembali

100 tahun lamanya
Aku kan tetap menunggumu
Karena aku percaya
Bahwa pasti
Kau akan kembali
Yang namanya cinta itu
Bagai keabadian lamanya
Akan ada hari di saat
Kita berdua
Tertawa mengenang semuanya

[LVI] High Tension - AKB48

Tidak perlu sok keren, teriak saja
Kalau tak mulai menari, tak akan dimulai
Tak usah peduli apapun tentang tampilan
Keluarkanlah semangatmu
Sampai festival ini berakhir

WOW… hidup ini hanyalah sekali
Let us dance!

Tension sion sion sion sion tension max!
Heat up up up up up naikkan semangatmu
Jika Englishmu jelek itu tak apa
Rasa cemasmu kan jadi energi positif

Tension sion sion sion sion tension max!
Good job job job job job semua kan baik saja
Tubuh kita perlahan mulai menari
Meski peluru ditembakkan dan dunia berakhir
Momen terakhir kita kan happy end

OH! YEAH!
OH! YEAH!

Para workaholic jangan terburu2
Jika tak berhenti sebentar pasti akan jatuh
Jika terlalu serius hanya stres yang kan kau dapat
Tertawalah bersenang2lah
Sampai besok tetap begini

WOW… ayo lebih bersenang-senang lagi
Let us dance

Tension sion sion sion sion teruslah menari!
Keluarka ka ka ka keluarkan sifat aslimu
Semua orang dari semua usia
Mari bergabung tanpa ciptakan pertengkaran

Tension sion sion sion sion teruslah menari!
Please please xx larilah dari rutinitasmu
Beban di pundak pasti kan terangkat
Dan si orang serius yang slalu duduk tegang
Pasti akan mengikuti jejakmu

Di era yang penuh ketidakpastian
Semua berbicara dengan ekspresi yang bimbang
Tuk peramal yang punya penglihatan
Tuk orang munafik yang bicara harapan
Don’t cry!
Jika kau membenci malam
Alasan hanya membuatmu cemas sendirian
Karnanya bakarlah semuanya
Bakarlah semua cinta semua mimpi kobarkan apinya
Tinggalkanlah pikiran duniawimu itu
Let us dance! 4x

Tension sion sion sion sion tension max!
Heat up up up up up naikkan semangatmu
Jika Englishmu jelek itu tak apa
Rasa cemasmu kan jadi energi positif

Tension sion sion sion sion tension max!
Good job job job job job semua kan baik saja
Tubuh kita perlahan mulai menari
Meski peluru ditembakkan dan dunia berakhir
Momen terakhir kita kan happy end

[LVI] Tsugi no Season - AKB48

Angin musim gugur bertiup
Ranting berayun
Terjatuh sehelai daun
Kepada punggungnya yang menari itulah
Kusampaikan selamat tinggal

Kita semua yang tertinggal
Di tempat ini pun juga
Di suatu nanti
Pasti akan
Melangkah ke masa depan

Berapa banyakkah mimpi kan kita lihat?
Kita yang adalah generasi selanjutnya
Marilah kita berjuang
Agar tak kan menyesal
Berapa banyakkah mimpi kan kita lihat?
Sambil sembunyikan prasaan dalam dada
Musim yang bersinar itu
Marilah kita taklukkan

Begitu musim dingin yang panjang berakhir
Bersinar lembut cahya mentari
Tunas mimpi yang slama ini kita jaga
Akan mulai tumbuh lagi

Senior kita semua
Telah bermekaran indah
Sekarang ini
Adalah
Giliran dariku

Jangan kita ragu tuk melangkah maju
Musim mekar dari ranting baru menunggu
Musim dan kesempatan itu
Slalu datang bergiliran
Jangan kita ragu tuk melangkah maju
Dengan trus membawa harga diri hidupmu
Sambung-menyambung marilah kita bawa tongkat generasi ini

Berapa banyakkah mimpi kan kita lihat?
Kita yang adalah generasi selanjutnya
Marilah kita berjuang
Agar tak kan menyesal
Berapa banyakkah mimpi kan kita lihat?
Sambil sembunyikan prasaan dalam dada
Musim yang bersinar itu
Marilah kita taklukkan

Setelah kita berjuang
Langit biru
Akan membentang

Jumat, 09 November 2018

[LVI] Hiraishin - Keyakizaka46

Bagaikan palang yang menghalangi di jalur lintasan kereta
Kau menutup hatimu, sampai kapan kau kan membuatku menunggu?
Kau selalu terlihat ingin mengatakan sesuatu, namun justru menutup mulutmu

Kamu yang begitu menyukai baju bekas dan senang menjadi
Orang yang tak kukenal, selalu memasang tingkah yang berbeda
Tingkahmu hari ini mungkin/kah bekas dari orang lain?
Pasar loak itu tujuanmu...

Aku tak peduli
Memang itu tak baik
Lakukan apa yang kau ingin
Entah obat ataukah racun hari sehari kita
Trus berlanjut berganti berulang
Seraya hak istimewa terbuang sia-sia
Tak hasilkan satu hal apapun
Bagi orang tua kita ini menjengkelkan

Apakah yang telah engkau abaikan
Dan apakah yang telah engkau relakan
Tapi (engkau berusaha tersenyum)
Kenapa kau tak terlihat tak bahagia?

Diriku jadi khawatir tentangmu
Ah! Kebradaan yang mengganggu itu
Karna tak satupun yang mengertimu
Negatif negatif negatif
Pandanganmu yang kelam itu

Untuk melindungi kecanggunganmu itu
Terpaksa ku harus menjadi perisaimu
Jika pemikiran dunia ini menyakitimu
Maka biarkan diriku yang terbakar untuk gantikan dirimu
Selalu ku akan berdiri di sisimu
Bertarung untukmu bagai
Penangkal petir

Dengan alarm yang terus berbunyi
Sulit bagi orang tuk mengerti
Harus brapa kalikah lewat agar palang itu kan terbuka?
Memang sedari awal harusnya aku tahui
Tak ada kereta yang kan datang

Sendiri memang lebih mudah karna tak perlu berbicara
Tidak perlu berusaha membuat orang di sekitar tuk mengerti
Ingin kebradaanmu tid/ak disadari orang lain
Fade out, itu harapmu

Memang tidak apa-apa
Memang kau masih bernapas
Memang kau masih hidup
Kau menutup dan mengunci semua pintu yang ada
Terhanyutkan dalam pikiranmu sendiri
Tanpa lakukan apa seiring waktu
Sampai nantinya masa mudamu memudar
Kau hanya membunuh mimpi yang kau genggam
Tsukaikirezu moteamasu jikan
Kahogo na yume wo korosu dake da

Apakah yang membuat aku tertarik?
Apakah yang aku harapkan darimu?
Untukmu apakah ku terlihat tak bahagia?

Keacuhan itu temanmu
Dengan tatapan tanpa ekspresi itu
Dengan tatapan tanpa ekspresi itu
(Kau menatap diriku, kau menatap diriku)

Selalu jadi temanmu
Percaya berarti siap untuk dikhianati
Membuka hati berarti siap tuk disakiti
Agar tidak tersambar oleh petir kesedihan...

Sbenarnya di sisi manakah aku?
Ah sulit tuk hadapi cara berpikirmu
Karnanya kan trus kuperhatikan dirimu
Positif positif positif
Tetaplah seperti dirimu

Semua omong kosongmu akan ku terima
Kuhapus kebradaanku dan mendukungmu
Meskipun apa yang kau lakukan hanyalah terus mengeluh
Apapun terjadi
Aku kan trus berdiri di sisimu
Tuk hari biasa ini, berjanjilah padaku
Berdiri di sini, penangkal petir cinta kita

[LVI] Kareha no Station - Matsui Rena

Daun gugur menari di tengah angin
Bagaikan airmataku ini
Daun gugur menari di tengah angin
Perlahan jatuh ke dasar hatiku
Di stasiun ini ku tertinggal
Sendirian...

Mendadak kau berkata tak bisa datang dan batalkan perjalanan kita
Di dalam koper ini bertumpuk rencana kita

Muncul dari atap stasiun
Tujuan kereta ini...
Di dekat pohon aku berdiri diam...
Menunggu...

Dari celah ranting ini terlihat
Punggung itu bergerak menyakitkan
Dari celah ranting ini terlihat
Perasaan yang ingin aku genggam
Di tempat inilah terhilang
Impianku...

Langit terlihat kan menurunkan hujan
Dan kereta perlahan bergerak
Melaju meski tak ada siapapun
Di sisiku...

Jendela kaca tampak berkabut
Bagaikan hatiku
Mencoba kuat namun kesepian trus mengejar

Daun gugur menari di tengah angin
Bagaikan airmataku ini
Daun gugur menari di tengah angin
Perlahan jatuh ke dasar hatiku
Di stasiun inilah perlahan
Waktu berlalu....

"Ini Rena. Sudah lama aku menunggu..
Tapi... aku akan pergi sendiri"

Entah kenapa tlah kutahui
Sedari awal
Di stasiun ini ku kan ditinggal

Daun gugur menari di tengah angin
Bagaikan airmataku ini
Daun gugur menari di tengah angin
Perlahan jatuh ke dasar hatiku
Di stasiun ini ku tertinggal
Sendirian...

[LVI] NO WAY MAN - AKB48

Semua orang di dunia berkata bahwa hal itu tidak mungkin
Why oh why?
Berkali-kali diriku tersakiti oleh perkataan itu
Namun melewatinya membuatku menjadi lebih kuat

Masalah orang lain dengan gampangnya ditentukan mreka
Why oh why?
Apa karna tempat itu begitu tinggi dan tidak terjangkau
Semua orang berhenti memimpikannya

NO WAY MAN (HEY!) NO WAY MAN(HEY!)
"Tak mungkin" itu
NO WAY MAN (FU!) NO WAY MAN(FU!)
Sering dikatakan
NO WAY MAN(HEY!) NO WAY MAN( HEY!)
HEY! HEY! HEY! HEY! HEY!
Aku tak mau tertimbun bersama pendapat mreka

Siapakah yang harus a/ku percaya
Di dalam kegelapan ini
Tidak perlu kubuktikan pada mereka, tak peduli pendapat mreka
Hanya perlu bertahan bertahan Alright! Baby! Baby!

Sama skali tak peduli meski salah, aku kan trus berjalan maju
Hal baik atau buruk kah yang kulakukan
Tak ku tahu jika tak kucoba
Mati pun tak apa-apa Dont cry! Oh.. baby! Oh.. baby!

NO NO WAY MAN Oh oh oh oh NO WAY MAN x4

Jika tidak kuubah hidupku maka kan trus sperti ini
I think so oh i think so
Jika diam saja ku hanya kan terseret arus
Dan tenggelam di antara desakan banyak orang itu

Takdir itu adalah sebuah sketsa yang masih kasar
You think so Oh you think so
Bagimu kemungkinan itu hanyalah alasan belaka
Tapi keajaiban selalu ada

Rainy day! (Hey!) Rainy day! (Hey!)
Tak kan kuberhenti
Rainy day! (Woo!) Rainy day! (Woo!)
Sampai saat terakhir
Rainy day! (Hey!) Rainy day! (Hey!)
Hey! Hey! Hey! Hey!
Hasil yang tidak terduga mungkin bisa kudapat

Dengan kepercayaan kan hari esok, kan kuakhiri hari ini
Memang tidak a/ku tahui jawabannya, bagiku itu tak berarti
Ku kan terus hidup hidup sesukaku
Oh Oh Oh My Life
Oh Oh Oh My Life

Cobalah kau lemparkan sebuah batu ke arah permukaan air
Kebosanan akan harmoni yang tercipta, seiring riak kan berakhir
Dari situlah dimulai dimulai Story
Oh Oh Oh My Life
Oh Oh Oh My Life

Ra Rainy day! Ra Ra Ra Rainy day! 4x

Red ocean itu bagiku sudah tidak menarik lagi
Sekarang tujuanku adalah blue ocean di sana

Apakah yang harus diriku percaya, di tengah badai angin ini
Aku tak butuhkan teman atau apapun
Tlah terbiasa kan kesepian
Tak kan temui siapapun siapapun dan pergi!
(Oooh) Baby (Oooh) Baby

Siapakah yang harus a/ku percaya
Di dalam kegelapan ini
Tidak perlu kubuktikan pada mereka, tak peduli pendapat mreka
Hanya perlu bertahan bertahan Alright! Baby! Baby!

Sama skali tak peduli meski salah, aku kan trus berjalan maju
Hal baik atau buruk kah yang kulakukan
Tak ku tahu jika tak kucoba
Mati pun tak apa-apa Dont cry! Oh.. baby! Oh.. baby!

NO NO WAY MAN Oh oh oh oh NO WAY MAN x4

Tidak aku sangka hal sperti ini kan terjadi

Minggu, 04 November 2018

[LVI] Sayonara de Owaruwakejanai - Watanabe Mayu

Di tengah cahaya mentari
Perlahan ku tutup mata ini dan mengambil napas
Segala hari yang tlah lewat
Muncul sesaat dan menghilang ke dalam cahaya

Apa yang telah aku capai?
Dan apa yang belum ku selesaikan?
Hanya skarang aku bisa kembali mengingatnya

Selamat tinggal bukanlah sebuah akhir
Berpura kuat di saat akan berpisah
Jika diriku bermanjakan kehangatan
Ku tak kan bisa men/jadi diriku yang baru

Angin dingin bertiup pelan
Di malam ini ku sendiri, airmata mengalir
Sebelum masa depan tiba
Ku kan terus bermimpi seraya menunggu sang fajar

Apa yang telah aku gapai?
Bagaimana hidupku dari skarang?
Langit biru luas itu, adalah keabadian

Selamat tinggal bukanlah sebuah akhir
Mencoba untuk mulai melangkahkan kaki
Ku yakin nanti saat berbalik pasti
Ku kan mengerti arti jalan hidup ini

Karnanya sekarang sulit kupahami
Apa yang kan menyusul tangisan ini
Jika ucapan yang manis membebani, langkah ku kan terhenti
Sambil pandang langit ku trus melangkah

Selamat tinggal bukanlah sebuah akhir
Berpura kuat di saat akan berpisah
Jika diriku bermanjakan kehangatan
Ku tak kan bisa men/jadi diriku yang baru

[LVI] Mamotte Agetakunaru - Watanabe Mayu

Balok es di dalam ice coffeemu itu
Kau mengaduknya, mengeluarkan suara retak
Dirimu yang begitu kekanakkan itu
Slalu membuat ku terheran

Hubungan kita berdua
Sejak masih kuliah dulu
Sampai sekarang pun masih tetap sama
Akan sperti apa nanti?

Akan aku lindungi selalu
Orang yang kucintai
Begitulah wanita saat jatuh cinta
Bagai s'orang ibu, slalu mendampingi
Dalam saat apapun
Mimpi2 dan juga harapan yang engkau genggam erat
Tertiup oleh angin, beterbangan di langit
Sampai suatu nanti, semuanya terwujud
Apa yang harus kutegaskan?

Tanpa aku sadari remah roti ini
Kutumpahkan, berserakkan di atas meja
Diskusi tentang sepakbola bersamamu
Mungkin aku menyukainya

Entah kenapa rasanya
Nyaman jika bersamamu
Begitu canggungnya gaya hidupmu itu
Slalu membuat ku terpikat

Akan aku lindungi selalu
Dari bayangan hatiku
Pria memang selalu berjuang dengan keras
Tanpa menunjukkan sisi~ lemahnya
Ku ingin mendukungnya
Agar dirimu tak terhujani oleh kesedihan malam
Dekapanku terbuka hanya tuk dirimu
Kutempelkan keningku di punggung bidangmu
Apa yang harus kukatakan?

Akan aku lindungi selalu
Orang yang kucintai
Begitulah wanita saat jatuh cinta
Bagai s'orang ibu, slalu mendampingi
Dalam saat apapun
Mimpi2 dan juga harapan yang engkau genggam erat
Tertiup oleh angin, beterbangan di langit
Sampai suatu nanti, semuanya terwujud
Apa yang harus kutegaskan?